You are currently browsing the c. Anak-anak category

Pabrik Anak Shaleh

  • January 11, 2010 at 5:54 pm
Originally Posted : abu_ahmad syafiq
Written by Adilah
Jumat, 19 Maret 2004

Bersegera menikah dan melahirkan banyak anak jelas-jelas merupakan sunnah Rasulullah Shallahu’alaihi wasallam. Perlu dicatat, bahwa mengasah kemampuan kita agar setara dengan tanggung jawab tersebut juga tak kalah penting. Karena itu persiapkanlah segala sesuatu yang mesti disiapkan demi menjalankan sunnah ini.

Berikut ini diantara tuntunan syar’i dalam pendidikan anak yang dibawakan oleh seorang ‘alim Syaikh Abu ishaq Al-Huwainy :
1.   Anak kecil adalah manusia kecil yang selalu membutuhkan kelembutan, cinta yang dalam dan kasih sayang yang murni.

Bermain dan bercanda dengan mereka merupakan bentuk kasih sayang dan menunjukkan kepahaman seseorang terhadap dien ini. Dalam sebuah hadits shahih riwayat Bukhari:

“Bahwa Nabi Shallahu’alaihi wasallam mencium Hasan bin Ali, dan disamping beliau ada Aqro’ bin Habis at-Tamimy, maka berkatalah Aqro’: Sesungguhnya aku punya 10 orang anak tetapi tidak seorangpun yang pernah kucium. Lalu Rasulullah Shallahu’alaihi wasallam melihat kepadanya seraya berkata : Barangsiapa yang tidak mau menyayangi maka ia tidak akan disayangi”.

Pabrik Anak Shaleh – continue reading…

Menggagas Keluarga Qur’an

  • January 11, 2010 at 5:06 pm

Ide mengembalikan ummat kepada Alqur’an sudah lama dicanangkan ulama-ulama terdahulu hingga sekarang di Indonesia. Sehingga budaya menghafal qur’an diprediksikan akan menjadi tren baru dalam masyarakat Indonesia secara lebih luas.

Dalam sebuah mabit di masjid Habiburrahman Bandung, seorang ustadz jebolan pakistan menceritakan mengenai sejarah perjuangan Sultan Nuruddin Zanki, keturunan Turki, dalam mengembalikan kejayaan Islam melalui panglimanya yang bernama Salahuddin Al-Ayyubi. Saat itu, ketika Dinasti Abassiyah sudah mulai ompong, Mesir dikuasai Bani Fathimiyah yang menganut Syiah Ismailiyah. Kondisi ketika itu, ummat islam ini begitu sulitnya untuk diajak berjihad dalam artian mengangkat senjata guna mengembalikan kejayaan Islam dalam satu komando khilafah ‘ala minhajin nubuwah. Karena pada saat itu, umat sibuk dengan urusannya masing-masing. Hampir mirip keadaannya dengan keadaan kita sekarang. Umat disibukkan dengan hal-hal yang membuat mereka banyak jauh dari pemahaman islam yang paripurna akibat arus ghozul fikri yang melanda demikian derasnya.

Menggagas Keluarga Qur’an – continue reading…

Islam Dan Pendidikan Anak

  • December 19, 2009 at 10:53 pm

Sabda Rasul SAW: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanya lah yang menjadikannya nasrani, yahudi atau majusi.” (HR. Bukhari).

Anak adalah karunia Allah yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Ia menjadi tempat curahan kasih sayang orang tua. Namun sejalan dengan bertambahnya usia sang anak, muncul “agenda persoalan” baru yang tiada kunjung habisnya. Ketika beranjak dewasa anak dapat menampakkan wajah manis dan santun, penuh berbakti kepada orang tua, berprestasi di sekolah, bergaul dengan baik dengan lingkungan masyarakatnya, tapi di lain pihak dapat pula sebaliknya. Perilakunya semakin tidak terkendali, bentuk kenakalan berubah menjadi kejahatan, dan orangtua pun selalu cemas memikirkanya.  Islam Dan Pendidikan Anak – continue reading…

Buku Tamu

  • December 15, 2009 at 8:34 pm

Silahkan isi Buku Tamu ini untuk memberi ucapan, do’a, saran, dan nasehat kepada kami: